Jumat, 23 Oktober 2015

Perayaan Tahun Baru Islam 1437H di SMAN 68 Jakarta

Assalamu’alaikum sahabat rohis!

Nggak kerasa ya, saat ini sudah memasuki bulan Muharram tahun 1437 Hijriah. Semoga Allah memberikan kekuatan untuk menjadikan amal ibadah kita menjadi lebih baik, menambah semangat untuk selalu berbuat kebaikan dan semakin bermanfaat bagi banyak orang di sekitar kita. Semoga kita selalu dilimpahkan Allah SWT rezeki, kebaikan, dan kemampuan untuk menjadikan tahun ini sebagai tahun kebaikan dan penuh barakah.

Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1437 H, Rohis SMAN 68 Jakarta menyelanggarakan acara Perayaan Tahun Baru Islam 1437 H dengan tema 'Hari Baru, Pribadi Baru'. Acara ini diadakan pada hari Jum'at, 23 Oktober 2015 atau bertepatan dengan 10 Muharram 1437 H di SMAN 68. Dalam pelaksanaannya, acara ini sekaligus untuk merayakan lebaran anak yatim. Sehingga, selain diikuti oleh warga SMAN 68, diundang dan turut hadir pula sejumlah anak yatim yang masih duduk di bangku SD dan SMP.


Seusai kegiatan tadarus rutin, acara dibuka dengan penampilan tim marawis yang meriah. Kemudian, ada ceramah yang sangat menarik dari Ustadz Fadlan. Beliau mengatakan bahwa di tahun baru ini, kita harus bisa hijrah untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Misalkan jika selama ini biasa menyontek dan berbohong, maka kita harus bisa menghentikannya agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi.



Setelah itu, kembali tampil tim marawis dan tibalah di penghujung acara yaitu memberikan infak yang telah dikumpulkan beberapa hari sebelumnya oleh siswa SMAN 68 kepada anak-anak yatim yang telah hadir. 




Alhamdulillah, acara berlangsung dengan lancar. Terima kasih kepada seluruh siswa yang telah ikut berinfak. Semoga infak yang diberikan menjadi amalan bagi yang berinfak dan mendapat pahala dari Allah SWT. 

Sampai jumpa di acara rohis SMAN 68 Jakarta berikutnya!

Jumat, 26 Juni 2015

PENGURUS ROHIS PERIODE 2014/2015

Hallo temen-temen Rohis 68, ga berasa ya udah pergantian pengurus baru aja, hehehe... Sebelumnya maaf ya kawan update nya telat muehehe, mimin nya kelupaan. Yaudah lah ya, kita kenalan yuk sama kepengurusan Rohis SMA 68 tahun 2015/2016, check this out!


1.    Ketua ROHIS : M. Dwi Eka Putra

Ini dia Karo kita. Muhammad Dwi Eka Putra, dia adalah Ketua Rohis SMA Negeri 68 Jakarta periode 2015/2016. Biasa dipanggil Wira. Lho? Wira? Dari mana Wira nya? Wkwkwk, tenang… Wira itu penggabungan namanya dari Dwi dan Putra jadi Wira deh, gitu. Wira sekarang duduk di kelas XI MIA 2. Dulunya sih di X MIA 4. Dia ini juga dikenal jago lho dibidang Biologi. Salut lah sama ketua kita yang satu ini!

2.    Wakil Ketua ROHIS : Nashoikhul Ibad

Selanjutnya, wakaroh kita, Nashoikul Ibad. Biasa dipanggil Ibad. Sekarang duduk di kelas XI IIS 1. Ibad ini sering banget menyumbangkan piala untuk SMA Negeri 68 Jakarta terutama dibidang MTQ karena suranya yang bagusss bangeett ngettt ngettt, hehehe…. Setiap Hari Jum’at doi nih yang biasa mengarahkan kita saat tadarus bersama dan dari desas-desus yang beredar sih, Ibad punya banyak fans dari kelas X. Hihihi…Tapi di lain sisi, Ibad juga terkadang ngeselin karena setiap kali ikut lomba hampir selalu menang, hehehe… Peace bad, lanjutkan!

Twitter : @Nashoikhul_Ibad

3.    Ketua Keputrian : Enda Safitri

JRENGGG JRENGGG!!!! Ini dia ketua keputrian kita. Enda Safitri. Panggilannya Enda. Sekarang duduk di kelas XI MIA 2 bareng sama Karo (ciiiieee….) hehehe, bercanda ya kaput :v Enda ini orangnya berbeda dengan ketua keputrian pada umumnya. Kalo biasanya ketua keputrian itu orangnya kalem, lemah lembut, baik, dan pemalu, maka Kaput kita ini justru kebalikannya, wkwkwk… Eiitss tapi jangan salah, walaupun begitu Enda itu orangnya bisa merangkul  semua golongan  lho mau itu anak Rohis atau pun bukan J

Twitter : @endsftr

4.    Sekretaris Ikwan : Muhamad Dzaki Albiruni

Nah ini dia sekretaris ikhwan kita, Muhamad Dzaki Albiruni. Panggilannya Dzaki. Dia sekarang duduk di kelas XI MIA 4, dulunya sih kelas X MIA 2. Doi cukup sering menyumbangkan piala buat SMA Negeri 68 Jakarta terutama dibidang akademik. Salah satu prestasinya yang paling menonjol adalah Mendali Perunggu di OSN Geografi tahun 2014 dan Mendali Perak di OSN Geografi tahun 2015. Keren banget deh sekretaris kita yang satu ini, pertahankan terus dzak!

Twitter : @dzakialbiruni
5.    Sekretaris Akhwat : Yasmin Prisella Rabbani

Ini dia cewek paling se-te-rong di Rohis akhwat kita. Yasmin Prisella Rabbani. Biasa dipanggil Yasmin atau Sella. Sekarang duduk di kelas XI IIS 3, dulunya sih di kelas X MIA 4. Yasmin ini orangnya paling cepat tanggap lho kalo ada masalah perlengkapan saat kita lagi ngadain suatu proker. Tapi kalo Yasmin lagi sama adeknya kadang kita suka sulit membedakan mana Yasmin mana adeknya. Karena mirip banget, hehehe…

Twitter : @YasminPrisellaR
6.    Bendahara Ikhwan : M. Al Ghifari Fedayeen

Selanjutnya Sekretaris Ikhwan kita, M. Al  Ghifari Fedayeen. Biasa dipanggil Alghi. Alghi ini sekarang duduk di kelas XI IIS . Alghi ini anak yang super sibuk. Bayangin aja, selain jadi anggota Rohis, dia juga ikut ekskul lain seperti PMR, PIK, dll. Tapi doi hebat lho kerjanya buat Rohis. Kalo ada proker, doi yang paling getol nemenin Karo buat ngawasin jalannya proker.

Twitter : @Alghi_Fedayeen
7.    Bendahara Akhwat : Nadira Erfira Yulianita

Uhuuy, ini dia bendahara akhwat kita, Nadira Erfira Yulianita, biasa dipanggil Nadira atau Dira. Sekarang duduk di kelas XI MIA 4. Dulunya kelas X MIA 3 bareng Yasmin, Dini, Wira, dan Adjie. Kalo pertama kali kenal pasti kita mengira kalo Nadira ini orangnya kalem dan pendiam. Tapi kalo udah kenal mah, justru kebalikannya, hehehe…. Tapi dibalik diamnya itu dia juga termasuk orang yang paling rajin mengurus proker Rohis lho!! Salut deh sama kamu :*
Twitter : @nadiraerfira
Divisi-Divi
Di Rohis SMA 68 Jakarta, ada 5 divisi. Ada Divisi Diklat, Peribadatan, Syi’ar (Mading, Elektro, dan Seni dan Olahraga, dan Poster Rohis), Danus,dan Humas

8.    Diklat Ikhwan : Ihsan

Ihsan, iya. Namanya Ihsan aja. Sekarang duduk di kelas XI MIA 5. Ihsan itu orangny agak pendiem sebenernya tapi tetep seru ko buat diajak ngobrol. Dia juga aktif ko kalo ada proker-proker Rohis
9.    Diklat Akhwat : Jazila Afifah Nu’ma

Ini dia ketua diklat akhwat kita, biasa dipanggil Jazila atau Afifah. Sekarand duduk di kelas XI MIA 2. Doi ini juga salah satu anggota yang aktif di Rohis dan dia ini juga ketua pelaksana Seminar Keputrian “Fantasy” Rohis SMA Negeri 68 Jakarta lho!
10.Peribadatan Ikhwan : Fathin Nurzaman


11.Peribadatan Akhwant : Aufa Kunti Riona Aryandhani

Biasa dipanggil Aufa. Aufa ini orangnya kalem banget. Dia juga sangat peduli kalo ada proker Rohis. Sekarang dia duduk di XI MIA 5 bareng Fadhil dan yang lainnya…
12.Syi’ar Ikhwan : Fadhil Ginawan


Kalo denger nama Fadhil pasti yang diinget adalah kekocakannya. Iya, dia itu orangnya lucu, seru, dan suka ngelawak deh. Pokoknya kalo ada proker Rohis yang paling sering ditunjuk jadi MC Fadhil karena dia yg paling lucu diantara kita anak-anak Rohis. Panggilannya Fadhil, sekarang dia duduk di kelas XI MIA 5.


13.Syi’ar Akhwat : Dini Angggriyani

Dini itu kalo baru kenal keliatannya diem dan kalem. Tapi kalo udah deket ya sama aja ramenya kayak yang lain. Hehehe, oiya, Dini paling ngeselin kalo udah baper karena bisa jadi murung banget. Tapi kalo dia lagi seneng berasa dunia cuma dia yang punya, girang banget. Oiya satu lagi. Dini itu kembar lho tapi sayangnya kembarannya ga satu sekolah di 68. Kata dia sih kembarannya ga mirip sama dia. Dini sekarang duduk di kelas XI MIA 4.

Twitter : @dinianggriyani7
14.Danus Ikhwan: Fawwaz Fakhrurozi Hadiputra

Fawwaz itu kalo dikalangan anak-anak 68 biasa dipanggil Ale. Lho ko Ale? Iya soalnya neneknya manggil dia dengan sebutan Ale, katanya sih artinya “Anak Terakhir” wkwkw…. Ale itu jago banget lho di bidang Matematika. Kalo ada lomba yang berhubungan sama Matematika biasanya guru-guru nyriinnya Ale. Sekarang Ale duduk di kelas XI MIA 3.

Twitter : @Ale_fhp
15.Danus Akhwat : Shafira Zahro Rosyadi

Shafira Zahro Rosyadi, biasa dipanggil Zorro. Zorro itu adalah plesetan dari nama tengahnya “Zahro” wkwkwk…. Zorro ini terkenal di kalangan anak-anak 68 dengan lontong dan risolnya ditambah lagi sama sambel kacangnya. Beh, cocok banget deh buat danus kalo lagi mau ada proker, hehehe….


16.Humas Akhwat: Naura Anindya Candini

Naura Anindya Candini, biasa dipanggil Indy. Sekarang dia duduk di XI MIA 4. Kalo untuk urusan foto memfoto dan dokumentasi, biasanya dia nih yang dipercaya. Selain aktif sebagai anggota Rohis, Indy juga aktif jadi ketua di Baron.
17.Syi’ar Mading I: Amani Tedjowongso

Nah, khusus untuk cabang syi’ar yang satu ini hanya ditungaskan pada akhwat saja. Penanggung Jawab untuk masalah mading adalah Amani Tedjowongso, biasa dipanggil Amani. Sekarang duduk di kelas XI MIA 4 dulunya di X MIA 4. Selain aktif di Rohis, dia juga aktif di Pramuka lho. Dia juga jago kalo untuk urusan potret memotret, hehehe.... Iya lah, dia kan anggota Baron juga. Baron itu semacam club Photograpy gitu…

Twitter :@amani0898
18.Syiar Elektro Ikhwan : M. Hilman Riza

Biasa dipanggil Hilman, sekarang dia duduk di kelas XI MIA 5. Di Rohis itu dia spesialisasi dokumentasi bareng Amani dan Indy. Kalo Amani dan Indy bagian Akhwat. Kalo Hilman bagian Ikhwannya. Selain aktig jadi anggota Rohis, dia juga aktif jadi anggota Pramuka.
19.Syi’ar Seni dan Olahraga Ikhwan  : M. Farkhan Abdillah
Donut Farkhan, hmm….. Itu yang pertama kali mimin inget pas baca nama “M. Farkhan Abdillah” hehehe…. Soalnya donut Farkhan itu jadi primadona dan famous di 68 khususnya di kelas XI MIA 4. Lebih famous dari orangnya, hehehe engga deng. Selain aktif di Rohis, Farkhan juga aktif jadi ketua Bulutangkis Club lho di 68!
20.Syi’ar Seni dan Olahraga Akhwat : Lisani Syukriani
Biasa dipanggil Lisa, sekarang dia duduk di kelas XI MIA 3 bareng Fawwaz. Lisa ini orangnya cukup bertanggung jawab dan suka merasa berat kalo ninggalin kewajibannya. Selain aktif jadi anggota Rohis, dia juga aktif jadi anggota Paskib lho!
21.Porter Rohis : Harso Adjie Broto Sukmono

Nah buat cabang Syi’ar yang satu ini dikhususkan ikhwan yang mengerjakan. Penanggung Jawabnya Harso Adjie Broto Sukmono, panggilannya Adjie atau Brotot, hehehe…. Doi ini jago banget lho kalo udah berurusan dengan teknologi khususnya komputer dan laptop dan pelajaran-pelajaran eksak. Anak dari ekskul mana pun kalo ada masalah tentang komputer pasti datengnya ke doi deh. Iya lah, secara dia kan ketua Execom. Semacam club tentang teknologi gitu deh…

Selain ada Divisi-divisi, di Rohis juga ada lho anggota divisinya, mau tau siapa aja? Yuk kenalan….
IKHWAN
22.Ezza Ardiala
23.Saif Izeldien Raizki

24.Salsabil Maulana Akbar
25.Muhammad Rafi
26.Fikri Muhammad
27.Hafidz Parananta Hakamashe

28.Excel Alkamandaka

Kalo pertama kali liat Excel itu pasti kesan yang muncul pertama kali buat para akhwat adalah ganteng, berwibawa, cool, dan bla bla bla. Tapi kalo udah kenal pasti kesannya beda banget deh. Excel  ini orangnya lucu dan suka ngelawak. Ga pernah bosen mengocok perut orang lain, wkwkwk… Selain aktif di Rohis, Excel juga aktif di Pramuka.
29.M. Jihad Alvianto
30.M. Luthfi N
31.Nahar Dito Utama
32.Hafiz Hakim
33.Arvin Raditya

34.Afif Dharmawan

35.Anindito Bhagawanta
36.Anindito Awindya

AKHWAT
Nah sekarang pindah yuk ke akhwatnya…
37.Nur Alia Putri
38.Dwi Asih Kurniati
39.Amelia Caesarini
40.Farah Anindya Shafakarima

41.Rani Sulistianingrum

42.Riska Afifah
Biasa dipanggil Riska. Sekarang dia duduk di kelas XI MIA 5. Selain aktif jadi anggota Rohis, dia ini juga aktif jadi ketua bidang Biologi di KIR sekolah kita. Dia jago banget lho Biologiya!
43.Taqia Hisanah

Panggilan akrabnya Taqia. Sekarang duduk di XI MIA 2. Kalo urusan gambar menggambar dia nih jagonya. Urusan desain dan estetika dia paling ngerti. Ga salah deh kalo dia jadi anggota divisi syi’ar mding.
44.Annisya Yuniamaniah
Annisya Yuniamaniah, biasa dipanggil Ninis. Sekarang duduk di kelas XI MIA 5. Ga jauh beda sama Taqia. Dia sense of artnya bagus banget. Dia bareng sama Taqia aktif di Divisi syi’ar mading.
45.R. A. Bianda Ayesha Nismara

46.Diva Nadya Ardheta

47.Aisyah Az-Zahra
48.Yuvitri Annisa Dwityafani
Kalo inget Yuvitri itu inget suaranya, suaranya khas banget.  Ga ada yang bisa niruin suaranya Yuvitri deh! Yuvitri ini cukup rajin lho kalo untuk masalah tugas dan pelajaran. Sekarang dia duduk di kelas XI MIA 4
49.Niken Larasati
50.Thrisnadevany Amalia
51.Yasmin Fitriana
52.Deshinta Bella
53.Nahdah Aidah

Panggilannya Nahdah. Nahdah ini orangnya kalem banget. Sekarang dia duduk di kelas XI MIA 4.
54.Nindya Noviani
55.Adelya Suherman
Nah ini dia, Adelya Suherman. Biasa  dipanggil Adel. Doi ini adalah salah satu anggota dari divisi Danus akhwat.  Adel ini selain aktif di Rohis dia juga aktif di Paskib lho. Nasionalis banget kan? Hehehe…. Nah kalo inget Adel itu inget sama Risol smoke beefnya. Cocok banget buat dijadiin snack konsum atau danus kalo mau ngadain proker karena anak-anak 68 suka banget sama risol smoke beef, hehehe…. Doi sekarang duduk di kelas XI IIS 1
56.Refda Putri
57.Fellya Dyanesa
58.Yuza Yaya Aliyya

Selain daftar nama di atas, Rohis kita juga punya DPO lho, semacam sekumpulan orang-orang yang mengawasi jalannya Rohis kita, siapa aja mereka??

59.Cahyadi Sapto Akbar Utomo

Cahyadi Sapto Akbar Utomo, biasa dipanggil Akbar. Sekarang duduk di kelas XI MIA 2. Akbar ini paling tau masalah lapangan dibanding anak Rohis yang lain. Misalnya kita mau beli trashbag buat nempatin sampah. Nah biasanya yang tau tempat yang jual trashbad dan murah itu ya Akbar ini, hehehe…. Selain aktif di Rohis, di juga ketua di PMR SMA 68 Jakarta lho!
60.Anas Izzuddin

Kalo tentang orang yang satu ini ga usah di tanya deh. Doi jago banget kalo udah masalah organisasi. Selain aktif jadi anggota Rohis di juga jadi ketua OSIS di SMA 68 tahun 2015/2016 lho! Doi sekarang duduk di kelas XI MIA 1. Walaupun anak MIA, tapi doi suka banget sama yang namanya Ekonomi. Lanjutkan terus nas, semangat!
61.M. Galang Gardhamukti
Galang ini ga jauh beda sama Ale. Sama-sama jago Matematika, hehehe… Selain aktif di Rohis di juga jadi ketua  Jaccussie lho, semacam club Jepang di 68 gitu deh. Dia sekarang duduk di kelas XI MIA 2 bareng Karo dan Kaput.

Twitter : @GalangZero13
62.Annisa Safitri
Annisa Safitri, biasa dipanggil Icha. Sekarang dia duduk di kelas XI MIA 4. Selain aktif di Rohis, dia juga aktif di PMR lho! Kalo ada anak yang sakit atau pusing biasanya bilangnya ke Icha, hehehe…
63.Fakhira Hanna Safira Firdaus

Fakhira Hanna Safira Firdaus, biasa dipanggil Fakhira. Sekarang duduk di kelas XI MIA 2. Fakhira ini orangnya percaya diri banget. Saat kita sama-sama masuk ke lingkungan yang baru dan ga ada yang berani ngajak ngobrol dengan orang lain di luar kita, biasanya Fakhira ini yang bertindak sebagai pencair suasana.
64.Anisah Hazimah Fitriyyah
Anisah Hazimah Fitriyyah, biasa dipanggil Nisah atau Hazimah atau Hazimeh, hehehe…. Dia ini agak sedikit baper orangnya, hehehe… *peace Nisa. Tapi kalo ada masalah Rohis dia cukup care kok dan sering memberikan solusi buat masalah-masalah Rohis.


Selasa, 22 Juli 2014

Keutamaan Lailatul Qadr

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatu

Allahummashalli ‘alaa sayyidinaa wa maulana muhammad, wa ‘alaa ‘alihii washahbihii ajma’in



Bulan Ramadhan merupakan bulan dimana umat muslim di dunia berlomba-lomba dalam mendapatkan pahala dan merupakan sarana untuk menjadi orang bertakwa serta bulan dimana dosa kita diampuni oleh Allah SWT. Selain itu, di Bulan Ramadhan inilah salah satu warisan terbaik bagi umat muslim yang diturunkan melalui nabi Muhammad SAW telah diturunkan.


 “(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang batil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah dia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu dia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjukNya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur." (QS. Al-Baqarah : 185).


Di Bulan yang suci ini hendaknya kita memperbanyak ibadah seperti sholat tarawih, sholat dhuha, sholat tahajud serta hendaknya kita memperbanyak zakat. Dan jangan lupa perbanyak tilawah Al-Quran kalau perlu kita usahakan agar khatam karena mengkhatamkan Al-Quran merupakan salah satu amalan yang dicintai Allah.

Dari Ibnu Abbas r.a., beliau mengatakan ada seseorang yang bertanya kepada Rasulullah saw. “Wahai Rasulullah, amalan apakah yang paling dicintai Allah?” Beliau menjawab, “Al-hal wal murtahal.” Orang ini bertanya lagi, “Apa itu al-hal wal murtahal, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Yaitu yang membaca Al-Qur’an dari awal hingga akhir. Setiap kali selesai ia mengulanginya lagi dari awal.” (HR. Tirmidzi)

Di antara nikmat dan karunia Allah SWTterhadap umat Islam, dianugerahkannya kepada mereka satu malam yang mulia dan mempunyai banyak keutamaan. Suatu keutamaan yang tidak pernah didapati pada malam-malam selainnya. Tahukah anda, malam apakah itu? Dia adalah malam “Lailatul Qadr”. Suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan, sebagaimana firman Allah :


 “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur’an) pada malam kemuliaan (Lailatul Qadr). Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan (Lailatul Qadr) itu? Malam kemuliaan itu (Lailatul Qadr) lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Rabbnya untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh kesejahteraan sampai terbit fajar”. (Al-Qadr: 1-5)

Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah berkata: “Bahwasanya (pahala) amalan pada malam yang barakah itu setara dengan pahala amalan yang dikerjakan selama 1000 bulan yang tidak ada padanya Lailatul Qadr. 1000 bulan itu sama dengan 83 tahun lebih. Itulah di antara keutamaan malam yang mulia tersebut”.

Maka dari itu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berusaha untuk meraihnya, dan beliau bersabda: “Barangsiapa menegakkan shalat pada malam Lailatul Qadr atas dorongan iman dan mengharap balasan (dari Allah), diampunilah dosa-dosanya yang telah lalu”. (H.R Al Bukhari)

Demikian pula Allah SWT beritakan bahwa pada malam tersebut para malaikat dan malaikat Jibril turun. Hal ini menunjukkan betapa mulia dan pentingnya malam tersebut, karena tidaklah para malaikat itu turun kecuali karena perkara yang besar. Kemudian Allah SWT mensifati malam tersebut dengan firman-Nya:


“Malam itu penuh kesejahteraan sampai terbit fajar” (QS A-l Qadr/97: 5)

Allah SWT mensifati bahwa di malam itu penuh kesejahteraan, dan ini merupakan bukti tentang kemuliaan, kebaikan, dan barakahnya.

Wahai hamba-hamba Allah, adakah hati yang tergugah untuk menghidupkan malam tersebut dengan ibadah …?!, adakah hati yang terketuk untuk meraih malam yang lebih baik dari 1000 bulan ini …?! Betapa meruginya orang-orang yang menghabiskan malamnya dengan perbuatan yang sia-sia, apalagi dengan kemaksiatan kepada Allah.

Lalu, kenapa ya disebut Malam “Lailatul Qadr”?
Para ulama menyebutkan beberapa sebab penamaan Lailatul Qadr, di antaranya:

1. Pada malam tersebut Allah subhanahu wa ta’ala menetapkan secara rinci takdir segala sesuatu selama 1 tahun (dari Lailatul Qadr tahun tersebut hingga Lailatul Qadr tahun yang akan datang), sebagaimana firman Allah subhanahu wa ta’ala :
 “Sesungguhnya Kami telah menurukan Al-Qur`an pada malam penuh barakah (yakni Lailatul Qadr). Pada malam itu dirinci segala urusan (takdir) yang penuh hikmah”. (QS Ad-Dukhan/44: 3-4)
2. Karena besarnya kedudukan dan kemuliaan malam tersebut di sisi Allah SWT
3. Ketaatan pada malam tersebut mempunyai kedudukan yang besar dan pahala yang banyak lagi mengalir. (Tafsir Ath-Thabari IV/200)



Kapan sih terjadinya “Lailatul Qadr”?
Dari Aisyah radhiallahu ‘anha sesungguhnya Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallambersabda:
تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْوِتْرِ مِنْ الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ


“Carilah Lailatul Qadar pada malam ganjil di sepuluh malam terakhir di bulan Ramadan.” (HR. Bukhari, no. 2017, redaksi berasal dari riwayat beliau, dan Muslim, no. 1169)

Lailatul Qadr terjadi pada setiap tahun. Ia berpindah-pindah di antara malam-malam ganjil 10 hari terakhir (bulan Ramadhan) tersebut sesuai dengan kehendak Allah Yang  Maha Kuasa.
Kemungkinan paling besar adalah pada malam ke-27 Ramadhan. Hal ini didukung penegasan sahabat Ubay bin Ka’b radhiyallahu ‘anhu :


“Demi Allah, sungguh aku mengetahui malam (Lailatul Qadr) tersebut. Puncak ilmuku bahwa malam tersebut adalah malam yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kami untuk menegakkan shalat padanya, yaitu malam ke-27”. (HR. Muslim)



Apa ya tanda-tanda “Lailatul Qadr”?

Pagi harinya matahari terbit dalam keadaan tidak menyilaukan, seperti halnya bejana (yang terbuat dari kuningan). (H.R Muslim)

Lailatul Qadr adalah malam yang tenang dan sejuk (tidak panas dan tidak dingin) serta sinar matahari di pagi harinya tidak menyilaukan. (H.R Ibnu Khuzaimah dan Al Bazzar)



 عَنْ عُبَادَةَ بنِ الصَّامِتِ رضي الله عنه أَنَّ رَسُولَ الله صلى الله عليه وسلم  قَالَ: «إِنَّ أَمَارَةَ لَيْلَةِ القَدْرِ أَنَّها صَافِيَةٌ بَلْجَةٌ كَأَنَّ فِيهَا قَمَراً سَاطِعاً، سَاكِنَةٌ سَاجِيَةٌ لا بَرْدَ فيهَا وَلا حَرَّ، وَلا يَحِلُّ لِكَوْكَبٍ أَنْ يُرْمَى به فيهَا حَتى يُصْبِحَ، وإِنَّ أَمَارَتَها أَنَّ الشَّمْسَ صَبيحَتَهَا تَخْرُجُ مُسْتَويَةً لَيسَ لها شُعَاعٌ مِثْلَ القَمَرِ لَيْلَةَ الْبَدْرِ، لا يَحِلُّ لِلشَّيْطَانِ أَنْ يَخْرُجَ مَعَهَا يَوْمَئِذٍ»

Dari Ubadah bin Shamit RA bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya tanda lailatul qadar adalah ia sebuah malam yang cerah bening dan bersinar terang, seakan-akan ada bulan yang terbit. Ia adalah malam yang tenang, tidak dingin dan tidak panas. Pada malam itu sampai datangnya waktu shubuh, panah bintang (komet) tidak halal untuk muncul. Tanda yang lain adalah matahari pada keesokan paginya terbit sempurna namun sinarnya tidak terik membakar, bagaikan bulan pada malam purnama, pada hari itu tidak halal bagi setan untuk muncul bersama matahari.” (HR. Ahmad, 5/324, Ath-Thabarani dalam Musnad Asy-Syamiyyin no. 1119, dan Adh-Dhiya’ Al-Maqdisi dalam Al-Mukhtarah no. 342. Imam Al-Haitsami dalam Majmauz Zawaid ,3/175,)


Dengan Apakah Menghidupkan 10 Terakhir Ramadhan dan Lailatul Qadr?
Asy-Syaikh ‘Abdul Aziz bin Baz dan Asy Syaikh Abdullah bin Qu’ud rahimahumallahu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lebih bersungguh-sungguh beribadah pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan untuk mengerjakan shalat (malam), membaca Al-Qur’an, dan berdo’a daripada malam-malam selainnya”. (Fatawa Ramadhan, hal.856)

Demikianlah hendaknya seorang muslim/muslimah … Menghidupkan malam-malamnya pada 10 Terakhir di bulan Ramadhan dengan meningkatkan ibadah kepada Allah SWT; shalat tarawih dengan penuh iman dan harapan pahala dari Allah semata, membaca Al-Qur’an dengan berusaha memahami maknanya, membaca buku-buku yang bermanfaat, dan bersungguh-sungguh dalam berdo’a serta memperbanyak dzikrullah.

Di antara bacaan do’a atau dzikir yang paling afdhal untuk dibaca pada malam (yang diperkirakan sebagai Lailatul Qadr) adalah sebagaimana yang ditanyakan Ummul Mukminin

‘Aisyah radhiyallahu ‘anha kepada Rasulullah SAW : “Wahai Rasulullah jika aku mendapati Lailatul Qadr, do’a apakah yang aku baca pada malam tersebut?


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Bacalah: “Ya Allah sesungguhnya Engkau adalah Dzat Yang Maha Pemberi Maaf, Engkau suka pemberian maaf, maka maafkanlah aku”. (HR At-Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Semoga anugerah Lailatul Qadr ini dapat kita raih bersama, sehingga mendapatkan keutamaan pahala yang setara (bahkan) melebihi amalan 1000 bulan atau setara dengan 83 Tahun dan 4 bulan. Amiin Ya Rabbal ‘Alamin.